Pemda — Per Request (Jasa Angkut per Kejadian)
RT memesan jasa angkut sampah setiap kali dibutuhkan. Petugas datang dengan truk besar, mengambil sampah, lalu langsung membawanya ke TPA. Cocok untuk Pemda yang ingin memulai digitalisasi layanan sampah secara bertahap dengan RT sebagai pintu masuk.
Cocok untuk
Pemda yang memulai digitalisasi secara bertahap. Pelanggan adalah RT, bukan warga perorangan.
Cara Kerja
- Daftar — RT didaftarkan oleh admin Pemda, atau daftar mandiri lewat aplikasi.
- Request — RT request pengambilan; sistem mengecek apakah masih ada tagihan yang belum lunas.
- Jadwal — Admin Pemda menjadwalkan petugas dan truk.
- Ambil — Petugas start (foto + GPS) → memuat sampah → input volume aktual → end (foto + GPS).
- Tagih — Sistem otomatis membuat tagihan dari harga ritase + biaya kelebihan volume.
- Bayar — RT membayar via aplikasi (QRIS / transfer).
- Lock — RT tidak bisa request baru selama masih ada tagihan yang belum lunas.
Keunggulan
- Transparansi penuh: GPS tracking dan foto bukti sebelum & sesudah pengambilan.
- Tagihan otomatis dan akurat begitu pengambilan selesai.
- Dashboard insight untuk Pemda: volume sampah, kapasitas TPA, dan performa petugas.
- Jadwal dan rute diatur admin, bisa beberapa RT dalam satu rute.
- Tidak ada batas waktu pelunasan, tetapi request terkunci sampai tagihan lunas.
Biaya
- Harga per ritase; bisa seragam seluruh kota atau berbeda per kecamatan (contoh: Rp 150.000 per rit).
- Biaya tambahan persentase dari harga ritase jika volume melebihi kapasitas truk (contoh: truk 5 m³, sampah 7 m³ → biaya tambahan 40%).
- Semua tarif diatur admin Pemda di master data dan bersifat dinamis.